Pooled Fund Bencana (PFB) Region Kalimantan (Solidaritas Kemanusiaan Borneo)
Pooled Fund Bencana (PFB) Borneo didirikan oleh WALHI Kalimantan Barat, WALHI Kalimantan Selatan, WALHI Kalimantan Tengah, WALHI Kalimantan Timur, ELPAGAR Kalimantan Barat, Borneo Institute Kalimantan Tengah, dan Pionir Bulungan Kalimantan Utara berdasarkan Akta Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) Nomor 02 tanggal 06 Juni 2026.
PFB Borneo dibentuk sebagai wadah kolaborasi organisasi masyarakat sipil di Pulau Kalimantan untuk menghimpun dan mengelola sumber daya kemanusiaan secara kolektif. Kehadirannya berangkat dari pengalaman panjang organisasi-organisasi lokal dalam mendampingi masyarakat menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan, sosial, dan lingkungan di seluruh bentang Pulau Borneo.
Membentang di salah satu kawasan hutan hujan tropis terbesar di dunia, Kalimantan merupakan rumah bagi beragam masyarakat adat, komunitas tepian sungai, kawasan gambut, serta kekayaan hayati yang menjadi penopang kehidupan jutaan orang. Namun wilayah ini juga menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, banjir, perubahan iklim, hingga degradasi lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Melalui semangat gotong royong, kepemimpinan lokal, dan tanggung jawab bersama terhadap manusia serta lingkungan, PFB Borneo menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ketangguhan komunitas, mempercepat respon terhadap krisis, dan memastikan sumber daya kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat, tepat, dan bermartabat.